Termasuk Kambu dan Baruga, Banjir, Longsor hingga Pohon Tumbang di 8 Kecamatan Ditangani Pemkot Kendari

Metro Kota686 Dilihat

KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Hujan deras yang melanda Kota Kendari selama beberapa hari belakangan menyebabkan terjadinya banjir, tanah longsor hingga pohon tumbang di berbagai wilayah. Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung bergerak cepat menangani bencana yang tersebar di delapan kecamatan.

Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Kendari, Kendari Barat, Wuawua, Kadia, Puuwatu, Poasia, Kambu dan Baruga. Dampak yang ditimbulkan cukup luas, mulai dari rumah warga yang terendam banjir, longsoran tanah yang mengancam keselamatan, hingga pohon tumbang yang merusak kendaraan dan menutup akses jalan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kendari, Cornelius Padang, menyampaikan bahwa seluruh unsur terkait langsung dikerahkan ke lapangan sejak malam pertama kejadian.

Penanganan tanah longsor oleh BPBD Kota Kendari. Foto: Istimewa.

“Begitu menerima laporan awal, kami segera menurunkan tim ke seluruh titik terdampak. Fokus kami adalah keselamatan warga. Evakuasi, pembersihan material longsor, serta distribusi logistik kami lakukan secara terkoordinasi dengan seluruh OPD terkait dan unsur TNI/Polri,” ujarnya.

Ia juga menegaskan, seluruh posko siaga bencana tetap aktif dan memantau perkembangan cuaca serta laporan dari masyarakat.

“Kami bersama Instansi terkait siagakan alat berat, kendaraan evakuasi, serta tim asesmen untuk menindaklanjuti setiap laporan masuk. Masyarakat kami imbau tetap waspada, terutama yang tinggal di daerah rawan longsor dan banjir,” tambah Cornelius.

Pembersihan pohon tumbang di Kecamatan Baruga. Foto: Istimewa.

Data sementara dari BPBD mencatat sebanyak 182 kepala keluarga terdampak, terdiri dari 1 KK di Kelurahan Punggolaka dan 177 KK di Kelurahan Lepo-Lepo.

Sementara, di Kelurahan Alolama, seorang remaja atas nama M Aufa Rifky mengalami luka-luka akibat tertimpa material longsor saat berada di dalam rumah. Korban telah mendapat penanganan medis dan dalam kondisi stabil.

Sejumlah titik longsor juga terjadi di Kelurahan Tipulu, Sanua, Punggaloba, Watu-watu, Mandonga, Anggolomelai dan Watulondo, yang menyebabkan kerusakan rumah warga dan mengganggu akses lingkungan. Sementara pohon tumbang dilaporkan di Anduonohu, Korumba, Watuwatu, Puuwatu, Rahandouna, Baruga dan wilayah lainnya, sebagian besar mengganggu lalu lintas dan infrastruktur listrik.

Penanganan tanah longsor oleh BPBD Kota Kendari. Foto: Istimewa.

BPBD bersama Dinas PUPR, Dinas Damkar, DLHK, Dinas Sosial, camat dan lurah setempat terus bekerja bahu-membahu melakukan pembersihan, perbaikan, dan penyaluran bantuan. Bantuan logistik seperti makanan siap saji, air bersih, selimut, dan tikar telah disalurkan ke lokasi terdampak.

Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya untuk hadir secara aktif dalam penanganan bencana, memastikan keselamatan warga, dan mempercepat proses pemulihan wilayah terdampak. Wali Kota Kendari menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana ini, termasuk dukungan dari masyarakat yang turut membantu di lapangan. (Adv)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *