KENDARI, LONTARASULTRA.COM – La Ode Hasanuddin Kansi (LHK) mengapresiasi dan mendukung penuh agenda Lembaga Budaya (LB) Muna yang bakal menggelar musyawarah besar (mubes) pada 12 Mei 2026 beserta silaturahmi akbar pada 21 Juni 2026.
Dalam Konfrensi Persnya di Jakarta, Senin (4/5/2026), LHK berharap, masyarakat Muna di mana pun berada silturahmi tetap berjalan agar hubungan kekeluargaan semakin solid. Juga siapa pun yang terpilih pada Mubes LB-Muna mampu merangkul dan mempertahankan persatuan orang Muna di mana pun mereka berada.
LHK menambahkan, tujuan utama silaturahmi adalah menyambung tali persaudaraan dan kasih sayang antar sesama tanpa ada kepentingan politik.
Kata Hasan, dalam Islam, silaturahmi bertujuan meningkatkan ketaatan kepada Allah SWT, melapangkan rezeki, memperpanjang umur, serta menghapus permusuhan. Secara sosial, ini mempererat hubungan, meningkatkan kesehatan mental dan menciptakan harmoni.
Baca Juga: Mubes hingga Silaturahmi Akbar Lembaga Budaya Muna di Kota Kendari, LM Bariun: Tak Ada Embel Politik
Selain Itu, LHK juga menyebut bahwa Silaturahmi Akbar Masyarakat Muna yang dipusatkan di Kota Kendari ini adalah bagian dari moto atau falsafah daerah Muna yang berakar pada nilai budaya dan agama, yaitu Hansuru hansuru badha, sumano kono hansuru liwu, Hansuru hansuru ana liwu, sumano kono hansuru adhati, Hansuru hansuru ana adhati, sumano tangka agama (Biar hancur badan asalkan daerah/kampung terjaga, Biar hancur daerah/kampung asalkan adat istiadat terjaga, Biar hancur adat istiadat asalkan agama tetap tegak).
Ajaran ini menempatkan agama sebagai benteng utama dalam kehidupan sosial yang mengutamakan nilai-nilai pomasigho (saling menyayangi), poangka-angkatau (saling menghargai) dan poadha-adhati (saling menghormati).
“Filosofi ini harus kita jaga bersama sebagai sesama orang Muna,” ucapnya.
Putra kelahiran Muna 1985 ini menerangkan bahwa gagasan mempersatukan masyarakat Muna tidak semudah membalikan telapak tangan. Maka dari itu, dirinya sangat mendukung penuh dan akan mempersiapkan diri untuk menghadiri kegiatan tersebut sebagai bentuk apresiasi yang akan digelar pada 12 Mei 2026 di Hotel Claro Kota Kendari dan silaturahmi akbar pada 21 Juni di Lapangan Benu-benua Kota Kendari.
Pendiri sekaligus Dewan Pembina Lembaga Aliansi Pemuda dan Pelajar (LAP2) Sultra ini yang dijuluki Aktivis Tanpa Gelar (ATG), sangat sepakat untuk menggelorakan kebersamaan dan semangat pokadulu untuk mensukseskan musyawarah dan silaturahmi akbar dengan selalu berpegang pada nilai nilai luhur budaya Muna, yakni dopomoo-moologho (saling menyayangi), dapo pia-piara (saling menjaga), dapo angka-angkatau (saling menghargai), dapo adha-adhati (menjunjung adat dan nilai).
Redaksi












