Bersama Lurah dan Camat, Wali Kota Kendari Tinjau Infrastruktur di Baruga

Metro Kota659 Dilihat

KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, turun langsung memantau kondisi infrastruktur di wilayah kota. Wali Kota melakukan kunjungan kerja di sejumlah titik di Kecamatan Baruga guna meninjau permasalahan serta kebutuhan masyarakat, khususnya terkait infrastruktur dasar.

Salah satu titik strategis yang menjadi perhatian adalah di Kelurahan Baruga, lokasi yang direncanakan akan dibangun kolam retensi. Pembangunan kolam retensi ini akan diajukan ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra), khususnya melalui Balai Wilayah Sungai (BWS).

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran meninjau infrastruktur di Kecamatan Baruga. Foto: Istimewa.

Rencana pembangunan kolam retensi ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi potensi banjir, khususnya di sekitar aliran Sungai Wanggu yang selama ini menjadi titik rawan banjir saat musim hujan. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi penyangga utama dalam menampung limpasan air, sekaligus mengurangi tekanan debit air ke kawasan permukiman warga.

Selain fokus pada upaya pengendalian banjir, Siska Karina Imran juga meninjau rencana pembangunan dan penyambungan jalan usaha tani yang terletak di Kelurahan Watubangga. Jalan tersebut direncanakan akan disambungkan hingga ke Jalan Budi Utomo (Jalan 40 atau THR) di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua.

Pembukaan akses jalan ini tidak hanya penting untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, terutama petani dan pelaku usaha lokal, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan kawasan baru.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran meninjau infrastruktur di Kecamatan Baruga. Foto: Istimewa.

Rencana pembangunan kolam retensi ini diharapkan dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi potensi banjir, khususnya di sekitar aliran Sungai Wanggu yang selama ini menjadi titik rawan banjir saat musim hujan. Infrastruktur tersebut diproyeksikan menjadi penyangga utama dalam menampung limpasan air, sekaligus mengurangi tekanan debit air ke kawasan permukiman

Akses ini dapat memberikan alternatif lokasi pembangunan permukiman, sehingga kepadatan hunian tidak terpusat pada satu wilayah saja. Dengan terbukanya wilayah baru, akan tersedia ruang yang cukup untuk pembangunan fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, area perdagangan, hingga ruang terbuka hijau.

Pemerataan pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih merata di berbagai kecamatan.

Wali Kota Kendari rencanakan pembangunan kolam retensi di Kecamatan Baruga. Foto: Istimewa.

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi langsung oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kendari, Sekretaris Dinas PUPR, sejumlah Kepala Bidang, Camat Baruga, serta Lurah Watubangga. Mereka bersama-sama melakukan identifikasi terhadap kebutuhan teknis serta tantangan lapangan yang nantinya akan dijadikan dasar dalam penyusunan perencanaan pembangunan lanjutan.

Melalui kunjungan ini, Pemerintah Kota Kendari menegaskan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat dan mampu mendukung ketahanan lingkungan serta ekonomi lokal.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *