KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Pemerintah Kota Kendari melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bergerak cepat mengantisipasi fluktuasi harga dan memastikan kelancaran pasokan komoditas pokok di tingkat pangkalan maupun distributor.
Pada Senin (25/5/2026), jajaran tim gabungan menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) terpadu yang menyasar sejumlah titik strategis penyaluran Liquefied Petroleum Gas (LPG) tabung 3 kilogram (Kg) bersubsidi serta minyak goreng di wilayah Kota Kendari.
Langkah preventif ini diambil oleh pemerintah kota sebagai respons atas laporan mengenai adanya lonjakan harga serta guna memastikan stabilitas ketahanan pangan dan energi masyarakat tetap terjaga dengan aman.

Rangkaian sidak terpadu ini menyisir diawali dengan koordinasi langsung di Kantor Pertamina, dilanjutkan ke sejumlah Agen Resmi LPG, pangkalan-pangkalan milik warga, hingga kompleks pergudangan minyak goreng dan toko grosir. Upaya ini dilakukan guna memverifikasi ketersediaan stok riil sekaligus mengontrol penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di lapangan.
Dalam pelaksanaan peninjauan, Tim TPID Kota Kendari melakukan kunjungan kerja langsung di Agen LPG 3 Kg PT Ramadhan Conchita Mahendra yang berlokasi di Jalan Sisingamangaraja No. 168, Kelurahan Rahandouna.

Pemilik PT Ramadhan Conchita Mahendra, Hendra, memberikan klarifikasi dan garansi mengenai kondisi distribusi di wilayah kerjanya. Pihaknya menegaskan bahwa koordinasi dengan stasiun pengisian dan Pertamina sejauh ini berjalan sangat optimal.
“Kami memastikan bahwa seluruh alur distribusi ke pangkalan-pangkalan resmi yang berada di bawah naungan PT Ramadhan Conchita Mahendra tetap berjalan normal. Menjelang Hari Raya Idul Adha, kami menjamin ketersediaan pasokan stok gas LPG 3 kg dalam kondisi aman terkendali dan masyarakat tidak perlu panik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihak agen terus memperketat pengawasan internal agar pangkalan binaannya tetap menjual komoditas bersubsidi tersebut sesuai regulasi harga yang telah ditetapkan pemerintah daerah, tanpa adanya spekulasi harga.
Pemerintah Kota Kendari melalui Tim TPID akan terus melakukan evaluasi berkala dan koordinasi lintas sektor. Langkah ketat berupa sanksi administratif hingga pencabutan izin usaha siap dijatuhkan bagi oknum pelaku usaha yang terbukti melakukan penimbunan barang atau sengaja menaikkan harga di atas batas kewajaran demi keuntungan sepihak.
Pemerintah Kota Kendari juga mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tetap tenang dan berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan, mengingat komitmen pemerintah bersama para agen penyalur telah memastikan kesiapan stok pangan dan energi aman hingga momentum hari raya mendatang. (Veto)
Redaksi






