Politisi PDIP Kendari La Ode Lawama Daftarkan Asuransi ke Ribuan Konstituen, Penerima Manfaat Merasa Terbantu

Metro Kota, Politik96 Dilihat

KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Anggota DPRD Kota Kendari, La Ode Lawama mendaftarkan asuransi kepada ribuan konstituennya di Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Poasia, Abeli dan Nambo.

Politisi PDIP ini mengungkap, asuransi diberikan kepada 2.000-an masyarakat kurang mampu di tiga kecamatan tersebut.

Jebolan Lemhannas 2006 ini mengungkap, asuransi tersebut telah diberikan kepada masyarakat yang memilihnya sejak tahun 2004 silam.

“Sejak pertama terpilih periode 2004-2009 kita langsung daftarkan masyarakat yang kurang mampu untuk asuransi ini,” jelas Bendahara PDI Perjuangan Kota Kendari ini saat ditemui, Senin (20/4/2026) kemarin.

Ia mengatakan, asuransi yang diberikan tersebut meliputi tiga kategori, yakni biaya pengobatan, meninggal dunia biasa dan meninggal dunia akibat kecelakaan.

Ia juga mengaku, kalau asuransi ini juga bukan merupakan program dari pemerintah melainkan inisiatifnya sebagai wakil rakyat.

“Ini dari saya sebagai anggota DPRD yang mereka pilih, mereka tidak tahu tentang iurannya, itu sudah jadi urusan saya. Intinya kalau masuk dalam tiga kategori tanggungan itu, mereka bisa dapat,” jelas Anggota Komisi I DPRD Kota Kendari ini.

La Ode Lawama mengatakan sepanjang tahun 2026 ini saja, sudah ada sekitar 18 klaim terkait asuransi yang meliputi biaya obat maupun meninggal dunia.

Ia mengungkap, ke depan program pribadinya itu tidak hanya untuk warga di Kecamatan Poasia, Abeli dan Nambo melainkan ke seluruh wilayah Kota Kendari.

“Rencananya ke depan supaya dampaknya lebih luas kita akan buat untuk seluruh Kota Kendari,” jelas La Ode Lawama.

Sementara, salah satu warga penerima manfaat asuransi, La Bena langsung mengucapkan terimakasih terkait manfaat asuransi yang diprogramkan La Ode Lawama.

La Bena yang baru saja kehilangan Ibundanya mengaku terbantu dengan klaim asuransi yang diberikan tersebut.

“Saya bersyukur dan berterimakasih atas bantuan (asuransi) yang diberikan karena sangat membantu proses persiapan 40 hari kematian orang tua kami,” beber La Bena yang tinggal di Kelurahan Anggoeya, Kecamatan Poasia melalui sambungan seluler.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *