KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Perencanaan penyambungan Jalan Ade Irma Nasution di Kelurahan Watunbangga, Kecamatan Baruga dan Jalan Budi Utomo (Jalan 40/THR) di Kelurahan Anawai, Kecamatan Wuawua segera terlaksana.
Langkah tersebut sebagai cara Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mengurai kemacetan di sepanjang Jalan Ade Irma Nasution (Hombis) yang kian memadat.
Setelah Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran turun meninjau lokasi Jalan Ade Irma Nasution (Alo Jaya), rupanya jalur tersebut dapat disambung dengan Jalan 40/THR dan hanya kurang sekitar 400 meter lagi kedua jalan itu tembus satu sama lain.

Akses itu nantinya diharapkan dapat membuka konektivitas antar wilayah dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Seperti yang disampaikan Siska Karina Imran, penyambungan dua akses jalan tersebut diproyeksikan selesai tahun 2025 ini.
“Ini bentuk perhatian Pemerintah Kota Kendari untuk membuka akses jalan bagi masyarakat. Kita upayakan selesai tahun ini, dan bila perlu dilanjutkan, akan kita anggarkan kembali tahun depan,” jelasnya.
Senada, Lurah Watubangga, Nusman menerangkan, hanya butuh 400 meter lagi, kedua akses jalan tersebut sudan tembus dan bisa dilalui masyarakat. Tujuan penyambungan jalan untuk mengurai kemacetan di Jalan Ade Irma Nasution yang semakin padat penduduk karena banyaknya pembangunan perumahan.
“Memang area Hombis ini banyak pembangunan perumahan, makanya kian macet. Alternatifnya jalan harus disambung,” beber Nusman.

Kini, tugas Pemerintah Kelurahan Watubangga kata Nusman, mencari para pemilik lahan di sepanjang jalur 400 meter dimaksud agar dapat dihibahkan menjadi jalan.
“Agar secepatnya terealisasikan, semoga tahun ini sudah tersambung. Karena beberapa warga sudah mau lahannya dihibahkan,” ungkapnya.
Ke depan kata Nusman, akses yang berada di RT15/RW 07 itu dapat memberikan alternatif lokasi pembangunan permukiman, sehingga kepadatan hunian tidak terpusat pada satu wilayah saja. Dengan terbukanya wilayah baru, akan tersedia ruang yang cukup untuk pembangunan fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, area perdagangan, hingga ruang terbuka hijau.

Pemerataan pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih merata di berbagai kecamatan.
“Nantinya juga kan kembali ke masyarakat, tanah di situ nanti mahal,” ucap Nusman.
Sementara, Ketua RW 07, Rusman sangat mendukung rencana penyambungan dua akses jalan tersebut agar kemacetan di sepanjang Jalan Ade Irma Nasution bisa terurai.
“Artinya, masyarakat ada alternatif jalur lain untuk manuju di Hombis ini. Apa lagi jam pulang kantor kan sangat padat kendaraan, macet,” paparnya. (Adv)
Redaksi






