Mengenal Tabebuya, Pohon Ikonik Asal Brasil yang Ditanam PDIP Kota Kendari di Inner Ring Road

Metro Kota, Politik386 Dilihat

KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Kendari yang dipelopori ketuanya Apriliani Puspitawati dan pengurus DPD PDIP Sulawesi Tenggara (Sultra), serentak gelar aksi tanam bibit pohon ikonik Tabebuya di area Inner Ring Road Kota Kendari, Minggu (1/2/2026) pagi.

Kata Apriliani Puspitawati, program tersebut sesuai dengan instruksi dari DPP PDIP. Ia mengungkap, program Merawat Pertiwi itu sebagai bentuk kepedulian PDIP terhadap pelestarian lingkungan.

“Melalui program Merawat Pertiwi yang merupakan instruksi DPP PDIP, kami melakukan penanaman pohon sebagai bentuk kepedulian lingkungan dengan melakukan penanaman awal sebanyak 200 pohon tabebuya dan target 1000 pohon,” terang Apriliani Puspitawati di lokasi kegiatan.

Namun, tahukah anda, tanaman yang mirip bunga sakura Jepang tersebut?

Tabebuya dengan nama latin (Handroanthus chrysotrichus) dikenal sebagai pohon terompet emas adalah sejenis tanaman yang berasal dari negara Brasil dan termasuk jenis pohon besar.

Sering kali tanaman ini dikira sebagai tanaman Sakura oleh kebanyakan orang, karena bila berbunga bentuknya mirip seperti bunga sakura. Namun kedua tanaman ini sebenarnya tidak berkerabat. Bunga sakura memiliki genus Prunus dari famili Rosaceae, sedang bunga tabebuya dari famili Bignoniaceae.

Pohon Tabebuya saat berbuga tampak indah. Foto: Ist.

Pohon tabebuya memiliki kelebihan di antaranya daunnya yang tidak mudah rontok, saat musim berbunga maka bunganya terlihat sangat indah dan lebat, dan akarnya tidak merusak rumah atau tembok walau berbatang keras.

Tanaman Tabebuya memiliki bunga yang berbeda-beda warna. Ada warna kuning dan berbentuk terompet, ada juga yang berwarna pink, ungu, bahkan merah tua.

Banyak sekali varian tabebuya dari berbagai negara dalam genus handroanthus dan tabebuia dengan warna bunganya yang beraneka macam, tetapi varian yang sering dijumpai di Indonesia adalah yang bunganya berwarna kuning dan merah muda dengan panjang 3–11 cm, berbentuk terompet dan bergerombol.

Setiap spesies pohon tabebuya memiliki warna yang berbeda-beda, saat ini warna yang banyak dikenal adalah putih, merah muda, kuning, kuning jingga, magenta, plum, dan ada yang merah. Terdapat motif garis warna ungu di dalam bunganya.

Tabebuya pada musim berbunganya mampu menghasilkan jumlah bunga yang sangat banyak dan tidak putus sejak awal musim kemarau hingga menjelang musim hujan. Bahkan sekarang ini musim pembungaan tanaman ini dapat diatur melalui manipulasi pola pemupukan.

Habitat asli Tabebuya di Brasil berada di daerah dengan iklim kering, sehingga tanaman ini memiliki ketahanan hidup yang tinggi dalam cuaca kering. Hal ini sangat sesuai karena tanaman penghijauan umumnya dihadapkan pada kurangnya penyiraman disaat musim kemarau.

Pohon ini adalah pohon hias populer yang dapat tumbuh di berbagai jenis tanah di daerah subtropis dan tropis.

Tabebuya adalah pohon dengan pemeliharaan rendah, di mana pemangkasan dibutuhkan hanya untuk menghilangkan tangkai yang mati atau rusak. Jarang ada hama atau penyakit yang mengganggu tanaman ini.

Ada dua jenis pohon tabebuya yang populer sebagai tanaman hias pekarangan: Tabebuya kuning (Handroanthus chrysotrichus) yang pohonnya besar mencapai tinggi 8 m, dan Tabebuya merah muda (Handroanthus impetiginosus atau Handroanthus heptaphyllus).

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *