Bantah Beras Bantuan untuk Muna dari Konut, Ketua Selaras Sultra: Pakai Dana Pribadi Bukan Pemerintah

Konut, Metro Kota, Muna545 Dilihat

KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Ketua Tim Selaras Sulawesi Tenggara (Sultra), Abdul Halik membantah soal isu bantuan beras yang disalurkan di Kabupaten Muna berasal dari Konawe Utara (Konut).

Politisi Partai Bulan Bintang (PBB) Sultra itu mengatakan, informasi yang berhembus tersebut adalah tuduhan tidak berdasar. Pasalnya, beras yang didistribusi di Kabupaten Muna berasal dari Konawe Selatan (Konsel) bukan Konut.

“Beras itu kami beli di UD 257 Putri yang terletak di Desa Waru Melewe, Kecamatan Tinanggea l, Kabupaten Konawe Selatan. Silahkan dicek langsung,” kata Abdul Halik, Sabtu (25/5/2024).

Baca Juga: Ruksamin dan Presiden Terpilih Prabowo Punya Misi Sama Gratiskan UKT Mahasiswa

Bantuan beras tersebut kata dia, ditujukan kepada simpatisan PBB di Pemilihan Legislatif (Pileg) 14 Februari 2024. Bukan saja di Muna, namun di seluruh 17 kabupaten dan kota se-Sultra.

“Bantuan ini murni pribadi bukan menggunakan anggaran pemerintah. Dan juga murni untuk membantu perekonomian masyarakat, khususnya pada aspek pangan di tengah situasi daya beli rakyat yang berada dalam ketidakstabilan,” ujar Abdul Halik.

Abdul Halik menyoroti salah satu media online yang dinilainya membuat opini tak berdasar. Mestinya sebagai media kata dia, wajib berpegang teguh pada kode etik jurnalistik dengan mengedepankan fakta dan konfirmasi dari berbagai pihak.

“Di dalam narasinya tidak ada narasumber ataupun fakta atau data untuk mendukung isu yang dibangun. Jadi, sangat kental dibuat atas dasar kebencian sehingga menuduh secara serampangan. Sangat kelihatan kedangkalan berpikirnya,” ujar Abdul Halik.

Baca Juga: Waketum PAN Yandri Susanto Bakal Turun Gunung Menangkan Ruksamin di Pilgub Sultra

Terpisah, Owner UD 257 Putri, Indriani membenarkan, Tim Selaras Sultra melakukan pembelian beras miliknya.

“Iya benar, Tim Selaras Sultra memesan atau membeli beras di gudang kami beberapa bulan lalu. Dan distribusinya masih berlangsung hingga saat ini,” kata Indriani, Sabtu (25/5/2024).

Indriani mengaku perusahannya berlokasi di Desa Waru Melewe, Kecamatan Tinanggea, Kabupaten Konawe Selatan.

Penulis: Nabil Artha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *