Ruksamin dan Presiden Terpilih Prabowo Punya Misi Sama Gratiskan UKT Mahasiswa

Daerah162 Dilihat

KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Presiden RI terpilih, Prabowo Subianto menilai Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa mesti digratiskan. Sehingga memudahkan bagi generasi bangsa berkuliah di Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Pernyataan tersebut, ia sampaikan saat diwawancarai salah satu media nasional terkait isu kenaikan UKT mahasiswa di PTN.

“Menurut saya harus tidak boleh ini, terutama di Universitas Negeri yang dibangun oleh uang rakyat, uang APBN, itu tidak boleh biayanya tinggi. Kalau bisa, biayanya sangat minim dan kalau perlu ya gratis, pendidikan,” kata Prabowo Subianto, Kamis (23/5/2024).

Baca Juga: Waketum PAN Yandri Susanto Bakal Turun Gunung Menangkan Ruksamin di Pilgub Sultra

Ungkapan Presiden terpilih Indonesia Prabowo tersebut, selaras dengan visi misi Calon Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ruksamin, di bidang pendidikan yang berkomitmen menggratiskan UKT semua mahasiswa jika terpilih sebagai Gubernur Sultra periode 2024-2029.

“Program UKT gratis ini bukan hal baru bagi saya. Namun telah realisasikan di Konawe Utara (Konut). Sebanyak 2.220 mahasiswa Konut gratis biaya UKT. Semua ditanggung sepenuhnya oleh pemda. Baik yang kuliah dalam negeri maupun luar negeri,” kata Bupati Konut Ruksamin, Jumat (24/5/2024).

Menurut Ruksamin, program besiswa UKT gratis tersebut, sebagai bentuk implementasi Undang-Undang Dasar 1945 alinea ke 4 bahwa negara hadir untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Realita sosial tidak sedikit generasi bangsa enggan kuliah karena kesulitan ekonomi. Negara harus hadir menggratiskan UKT mahasiswa. Sebagai bentuk persiapan generasi bangsa yang cemerlang dan menyongsong Indonesia emas 2045,” urai Ruksamin.

Baca Juga: Usai PAN, Ruksamin Kini Terima Surat Tugas Demokrat untuk Tarung Pilgub Sultra 2024

Tak hanya itu sambung Ruksamin, tidak sedikit pula orang tua yang menguliahkan anaknya mesti menjual sapi, kambing, ayam, gadai sawah, tanah, demi membiayai anaknya kuliah.

“Memang orang tua bahagia ketika melihat anaknya wisuda. Namun kita tidak tahu di dalam hatinya menangis, karena berapa banyak pengorbanan harta yang tergadai atau dijual untuk biayai anak sekolah,” pungkas Ruksamin.

Penulis: Nabil Artha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *