Jadi Lokus Pemanfaatan Pekarangan, Kelurahan Kambu Olah Kebun Dasawisma Tanam Sayuran

Metro Kota594 Dilihat

KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Pemanfaatan lahan pekarangan terus digalakkan oleh Pemerintah Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Salah satu pemanfaatan lahan dengan dibangunnya Kebun Dasawisma Kambumbangi.

Kebun Dasawisma Kambumbangi milik Pemerintah Kelurahan Kambu yang berada di Lorong Kharisma 1 banyak ditanami berbagai sayur-sayuran, hal itu dilakukan guna menuju pekarangan produktif.

Lurah Kambu, Harisman menerangkan, pihaknya sangat mendukung langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari dalam menggalakkan program urban farming atau pertanian perkotaan.

Hal itu kata Harisman, agar warga bisa lebih mandiri dalam hal pengelolaan pangan di tengah inflasi yang membuat harga bahan pokok di pasaran naik tajam.

Kebun Dasawiswa Ambumbangi Kelurahan Kambu. Foto: Lontara.

Urban farmin menjadi solusi, olehnya itu pihak kelurahan memanfaatkan pekarangan untuk menanam berbagai sayuran, mulai dari sawi, kangkung, tomat, cabai, gambas dan lain sebagainya.

“Ini kita mendorong warga supaya ikut memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam berbagai jenis sayuran. Sekarang kan harga bahan pangan sedang naik semua,” beber Harisman, Rabu (6/8/2025).

Selain Kebun Dasawisma Kambumbangi, pihak kelurahan juga menanam berbagai jenis sayuran di pekarangan Kantor Lurah Kambu. Selain itu, ada pula kebun toga yang menanam berbagai jenis tanaman obat.

“Bibit tanamanan obat di kebun toga kami ambil dari berbagai termpat, termasuk di luar Kota Kendari,” ujar Harisman.

Sementara Camat Kambu, Aswan terus mendorong warga melalui pemerintah kelurahan agar memanfaatkan pekarangan rumah dengan ditanami berbagai jenis sayuran, sebagai langkah ketahanan pangan.

“Kita terus sampaikan melalui para Lurah, serta RT/RW soal pemanfaatan lahan pekarangan,” jelasnya.

Kelurahan Kambu manfaatkan pekarangan menanam berbagai jenis sayuran. Foto: Lontara.

Terlebih kata Aswan, Kecamatan Kambu, khususnya Kelurahan Kambu telah ditetapkan oleh Pemkot Kendari sebagai lokasi khusus (lokus) pemanfaatan pekarangan dengan diberikannya bantuan sebesar Rp 20 juta.

“Selain Kelurahan Punggaloba dan Kelurahan Pondambea. Kelurahan Kambu juga sebagai lokus pemanfaatan pekarangan,” ungkap Aswan.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menekankan, pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari masyarakat, bisa dilakukan melalui penanaman aneka tanaman pangan di lahan pekarangan rumah masing-masing.

“Sekecil apapun lahan pekarangan yang dimiliki tetap bisa untuk dilakukan penanaman tanaman. Baik yang dilakukan secara vertikultur (bertingkat) maupun dengan menggunakan polybag,” terangnya.

Dijelaskannya, dengan pekarangan yang dikelola dengan baik, akan memberikan manfaat kepada masyarakat itu sendiri. Pertama, dapat memenuhi pangan dan gizi keluarga. Kedua, dapat menjaga kesehatan, karena dengan beraktivitas setiap pagi hari secara tidak langsung masyarakat sudah berjemur dan mendapatkan sinar matahari untuk merubah pro vitamin D menjadi vitamin D. Selain itu, pangan yang dihasilkan tidak tercemar oleh residu pestisida.

“Ketiga, mengurangi pengeluaran rumah tangga. Keempat, memperindah lingkungan. Kelima, sebagai media pendidikan anggota keluarga,” lanjutnya.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran menanam.di pekarangan Rujab Wali Kota. Foto: Istimewa.

Siska juga mengungkapkan, sebagian besar masyarakat hanya mengandalkan sumber pangan yang berasal dari luar pekarangan yaitu pasar, warung, supermarket, dan hanya sebagian kecil masyarakat yang sudah memberdayakan pekarangannya.

Di sisi lain, sebagai kota dengan tujuan investasi, Kendari dihadapkan pada permintaan pangan yang lebih cepat di bandingkan dengan penyediaannya. Sehingga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pangan penduduk harus dipasok dari luar daerah.

“Fakta ini menggambarkan bahwa kita semua amat sangat tergantung pada pasokan pangan dari luar daerah. Melihat kondisi saat ini, kita tidak bisa tinggal diam dan berpangku tangan tapi harus bahu membahu dalam membangun ketahanan pangan di Kota Kendari,” tegasnya. (Adv)

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *