KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus berbenah dengan menghadirkan berbagai program untuk meningkatkan kualitas dalam menunjang kemajuan kampus dan meningkatkan kapasitas para mahasiswa.
Salah satunya dengan memperbanyak frekuensi magang, baik di daerah, regional, nasional maupun internasional. Salah satunya, Unsultra telah membawa mahasiswanya magang di Jepang
“Sudah ada prodi yang bawa mahasiswa magang di Jepang, sambil kuliah. Ini lagi kita lagi persiapkan magang di Taiwan,” beber Rektor Unsultra, Prof Andi Bahrun saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/3/2025).
Terbaru, Unsultra tengah menggagas program Double degree untuk para mahasiswa baru (maba) angkatan 2025 ke depan. Nantinya para mahasiswa itu akan mendapat 2 ijazah sekaligus, yakni ijazah dalam negeri dan luar negeri.
“Itu hasil implementasi dengan ICCM Malaysia, kan Unsultra sudah bergabung dengan ITA. Sekarang ini sedang on proses kita dalam kurikulum, berbagai matakuliah kita sudah kirim ke Cina,” ujar Andi Bahrun.
Salah satu fakultas yang sedang diprogramkan yakni Fakultas Teknik yang ditarget tahun ini sudah berjalan bagi mahasiswa baru.
Jika program tersebut sudah berjalan, maka mahasiswa baru ketika sudah 2 tahun kuliah di Unsultra dengan proses pengajaran sudah menghadirkan dosen dari Cini setiap semesternya.
“Jadi ada transfer dosen dari Cina yang mengajar di Unsultra nantinya. Tambahannya akan pembekalan bahasa Cina untuk mahasiswa, Tapi itu untuk 2 tahun pertama,” ungkapnya.
Selanjutnya kata Andi Bahrun, untuk tahun ke tiga, para mahasiswa tersebut akan dikirim ke Cina selama setahun untuk kuliah praktik. Selama 6 bulan pertama akademik aktivitas kampus, 6 bulan berikutnya dimagangkan.
Itu gratis SPP selama di Cina dan gratis tempat tinggal. Hanya biaya makan tidak ditanggung. Tahun ke empat kembali ke kampus untuk menyelesaikan studi. Saat selesai terima 2 ijazah,” pungkasnya.
Penulis: Aisa






