KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Semakin padatnya aktivitas kendaraan di Jalan Ade Irma Nasution, Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, membuat Anggota DPRD Kota Kendari, Muslimin menjadikan hal prioritas untuk memperjuangkan pelebaran jalan.
Jalan yang hanya selebar 4 meter itu pasalnya sudah tidak dapat menampung kendaraan yang begitu padat. Terlebih jalur dalam kawasan Hombase tersebut sangat banyak pembangunan BTN.
Pada reses yang digelar oleh Muslimin, warga juga menyampaikan aspirasinya terkait pelebaran jalan tersebut, termasuk soal drainase dan paving block lorong-lorong yang ada.

Pada kesempatan itu, Lurah Watubangga, Syafril A Tekaka mengatakan, pelebaran Jalan Ade Irma Nasution sudah harus dilakukan, mengingat kuantitas kendaraan yang begitu padat.
Baca Juga: Reses di Kelurahan Lepo-Lepo, Anggota DPRD Kendari Muslimin Jaring Aspirasi Warga
Selain itu, persoalan drainase juga sudah harus menjadi perhatian, akibat serapan air sudah tidak ada jika terjadi musim penghujan seperti ssrkarang ini.
“Ini yang harus menjadi perhatian kita semua. Kami berharap Pak Muslimin sebagai anghota legislatif sekaligus warga Hombase bisa memperjuangkan ini,” pinta Syafril saat reses, Sabtu (8/2/2025).

Sementara Anggota DPRD Kota Kendari, Dapil Kecamatam Kambu-Baruga, Muslimim mengatakan, terkait pelebaran jalan menjadi hal prioritas yang bakal diperjuangkan.
Baca Juga: Sering Dikeluhkan Warga, Komisi III DPRD Kota Kendari Tinjau 4 Lokasi BTN Penyebab Banjir
Dirinya juga mengakui, akibat banyaknya pembangunan BTN dan bertambahnya warga baru, menjadi adanya peningkatan kendaraan bermotor. Selain itu, jalur utama tersebut juga sudah sering terjadi kecelakaan lalulintas.
Setidaknya kata Sekretaris Komisi III DPRD Kendari itu, lebar jalan yang saat ini hanya 4 meter, bisa ditambah menjadi 10 meter agar lebih leluasa untuk kendaraan bermotor.
“Dulu kan sudah ada master plan untuk jalan ini di zaman Pak Asrun, bahkan direncanakan dibangun 2 jalur,” ungkapnya.
Penulis: Aisa






