Perkuat Ikatan Kekeluargaan, Silaturahmi Akbar Masyarakat Muna di Kendari Didukung KKMMB Konsel

KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Semangat mempererat persaudaraan dan memperkokoh ikatan kekeluargaan masyarakat Muna akan diwujudkan melalui Silaturahmi Akbar Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna (KKMM) yang dijadwalkan berlangsung pada 19 Juli 2026 di Eks MTQ Kota Kendari.

Kegiatan ini diproyeksikan menjadi momentum besar yang mempertemukan seluruh keluarga besar Muna, baik yang berdomisili di Sulawesi Tenggara maupun yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara. Selain menjadi ajang temu kangen, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat solidaritas serta mempererat hubungan antar generasi masyarakat Muna.

Dukungan atas kegiatan tersebut terus berdatangan, kali ini dari Tokoh muda Muna, Muliadi, S.ST., M.H., menyatakan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan agenda tersebut. Menurut mantan Kepala Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2021-2025 itu, Silaturahmi Akbar merupakan kegiatan yang sepenuhnya berorientasi pada penguatan nilai-nilai sosial dan budaya.

“Saya ingin menegaskan bahwa pertemuan akbar ini sama sekali tidak memiliki tendensi atau muatan politik. Ini murni kegiatan silaturahmi untuk mempererat rasa kekeluargaan, baik bagi keluarga yang berdarah asli Muna maupun keluarga hasil asimilasi melalui perkawinan dengan berbagai suku lainnya,” ujar Muliadi, Jumat (3/7/2026).

Pria yang kini juga menjabat sebagai Sekretaris Umum Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna Buton (KKMMB) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menilai, kegiatan perdana tersebut merupakan langkah strategis dalam menjaga persatuan dan identitas budaya masyarakat Muna.

Muliadi, yang pernah mengemban amanah sebagai Camat Lalembuu pada 2012-2017, mengaku memiliki kedekatan emosional dengan agenda tersebut. Sebagai bagian dari keluarga Muna hasil asimilasi, ia merasa Silaturahmi Akbar menjadi ruang yang tepat untuk semakin mengenal dan mencintai budaya leluhurnya.

“Sebagai bagian dari keluarga Muna hasil asimilasi, saya merasa agenda ini menjadi wadah yang luar biasa untuk mengenal budaya Muna lebih dekat. Saya yakin banyak saudara-saudara lain yang memiliki latar belakang serupa juga merasakan hal yang sama. Ini adalah rumah besar bagi kita untuk saling mengenal, mempererat persaudaraan, sekaligus menghargai akar budaya yang kita miliki,” ungkapnya.

Lebih jauh, Muliadi menjelaskan bahwa Silaturahmi Akbar nantinya akan menghadirkan berbagai tokoh masyarakat, sesepuh, akademisi, profesional, hingga diaspora Muna yang sukses berkiprah di berbagai daerah bahkan di luar negeri. Kehadiran mereka diharapkan dapat menjadi sumber inspirasi, motivasi, dan edukasi bagi generasi muda Muna agar semakin percaya diri dalam berkontribusi bagi daerah dan bangsa.

Pada kesempatan tersebut, Muliadi juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua Kerukunan Keluarga Masyarakat Muna, La Ode Darwin, yang dinilainya telah menggagas kegiatan besar tersebut.

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak La Ode Darwin atas ide dan gagasan yang luar biasa dalam menyelenggarakan agenda akbar ini. Inisiatif beliau merupakan langkah nyata untuk menjaga marwah, memperkuat kekompakan, dan membangun masa depan keluarga besar masyarakat Muna,” katanya.

Silaturahmi Akbar KKMM diharapkan menjadi tonggak awal lahirnya sinergi yang lebih kuat di antara keluarga besar masyarakat Muna. Selain mempererat persaudaraan, kegiatan ini juga diharapkan mampu memperkuat pelestarian budaya, meningkatkan rasa memiliki terhadap identitas Muna, serta mendorong kontribusi nyata masyarakat Muna dalam mendukung pembangunan daerah di tengah keberagaman bangsa Indonesia.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *