KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Ribuan masyarakat memadati lokasi pesta rakyat yang dirangkaikan dengan penutupan kegiatan internasional UCLG ASPAC 2026. Malam puncak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-195 Kota Kendari itu pun berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, pada Sabtu (9/5/2026) malam.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran mengawali dengan ucapan salam kepada seluruh tamu dan masyarakat yang hadir. Siska juga menyampaikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah mendukung suksesnya rangkaian kegiatan HUT Kota Kendari sekaligus pelaksanaan forum internasional UCLG ASPAC 2026.
Siska turut menyampaikan penghormatan kepada anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara bersama anggota DPRD, Danrem 143 Halu Oleo, Wakil Wali Kota Kendari bersama Ketua TP PKK Kota Kendari, Forkopimda Kota Kendari, Kepala OJK Sulawesi Tenggara, perwakilan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Luar Negeri, Sekretaris UCLG ASPAC beserta jajaran, delegasi internasional, anggota DPRD Kota Kendari, kepala daerah dari berbagai kabupaten, hingga tokoh masyarakat senior Kota Kendari.
“Alhamdulillah, wa syukurillah atas segala limpahan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga malam hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk bersama-sama melaksanakan malam ramah tamah dan pesta rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun Kota Kendari ke-195 yang juga dirangkaikan dengan kegiatan internasional UCLG ASPAC tahun 2026,” ujar Siska.

Ia mengatakan, malam tersebut menjadi penutup seluruh rangkaian kegiatan HUT Kota Kendari sekaligus penutupan pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 yang untuk pertama kalinya digelar di Kota Kendari.
Menurutnya, pelaksanaan event internasional tersebut menjadi amanah besar sekaligus keberkahan bagi Kota Kendari.
Ia mengaku pada awalnya dirinya bersama Wakil Wali Kota sempat merasa pesimis apakah kegiatan berskala internasional itu dapat dilaksanakan tanpa bantuan dari luar daerah.
Namun, seluruh elemen masyarakat dan pemerintah berhasil membuktikan bahwa Kota Kendari mampu menjadi tuan rumah yang baik.
“Semuanya bertanya bagaimana mungkin Kota Kendari bisa melaksanakan event internasional sebesar ini,” ungkapnya.
“Tapi hari ini kita buktikan bahwa kita mampu. Kota Kendari kini tidak hanya dikenal di Sulawesi Tenggara dan Indonesia, tetapi juga sudah diakui di kawasan Asia Pasifik,” lanjutnya.

Wali Kota juga mengungkapkan rasa bangganya karena banyak delegasi luar negeri masih bertahan di Kota Kendari hingga malam penutupan untuk menyaksikan langsung pesta rakyat dan budaya lokal.
Menurutnya, para delegasi memberikan kesan positif terhadap masyarakat Kota Kendari yang dinilai ramah, rendah hati, dan memiliki hospitality yang sangat baik.
Mereka senang dengan pelayanan dan sambutan masyarakat Kota Kendari. Ini menjadi kebanggaan bagi kita semua karena kita telah mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan internasional tersebut memberikan banyak dampak positif bagi daerah, mulai dari peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), kesejahteraan masyarakat, promosi potensi daerah, hingga terbukanya peluang kerja sama antara Pemerintah Kota Kendari dengan pemerintah Tiongkok serta negara-negara lainnya.
Wali Kota juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintah, panitia pelaksana, liaison officer (LO), dan semua pihak yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan tersebut.
“Saya sangat berterima kasih kepada seluruh panitia dan jajaran Pemerintah Kota Kendari yang luar biasa. Kalian sudah meluangkan waktu, tenaga, dan perhatian demi menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersatu dan mendukung pembangunan Kota Kendari. Ia menegaskan bahwa dirinya bersama Wakil Wali Kota terbuka terhadap kritik dan masukan demi perbaikan bersama.
“Mari terus dukung kami. Kalau ada kekurangan silakan dikoreksi. Kami sangat terbuka terhadap semua masukan masyarakat demi kemajuan Kota Kendari yang kita cintai bersama,” tutupnya.
Malam pesta rakyat kemudian ditutup dengan hiburan dan antusiasme masyarakat yang memenuhi kawasan acara hingga akhir kegiatan. (Veto)






