KENDARI, LONTARASULTRA.COM – DPW Partai Gerakan Mandiri (Gema) Bangsa Sulawesi Tenggara (Sultra) mulai memanaskan mesin politiknya guna menghadapi Pemilu 2029-2031 mendatang.
Partai yang baru dibentuk 2025 ini mengusung skema desentralisasi politik dengan menitikberatkan pembangunan dari level akar rumput atau bottom-up.
Langkah tersebut diwujudkan melalui kelas kader dan kepemimpinan yang digelar di Kota Kendari, pada 13-14 Februari 2026. Kegiatan ini juga sebagai langkah persiapan menghadapi verifikasi faktual partai politik tahun 2027 sekaligus pemetaan target pemenangan di Sultra.
Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq menegaskan, partainya hadir menawarkan antitesis dari sistem politik yang dinilai terlalu sentralistik atau top-down.
“Partai Gema Bangsa adalah satu-satunya partai yang menerapkan sistem desentralisasi politik. Wewenang dan otoritas kami berikan kepada pemimpin di daerah dan provinsi. Kami ingin membangun Indonesia dari lapisan paling bawah,” ujar Rofiq.
Ia menilai dinamika demokrasi Indonesia saat ini terasa “pengap” dan belum sepenuhnya berpihak pada masyarakat bawah. Karena itu, penguatan kepemimpinan daerah menjadi fokus utama partainya.
“Kami berpolitik dengan keberpihakan dan membangun harapan, bukan sekadar ikut-ikutan ramai. Kami ingin membangun Indonesia bukan dari Jakarta, melainkan dari daerah,” tegas Rofiq.
Terkait target politik, Ahmad Rofiq menyebut pihaknya membidik satu fraksi utuh di setiap Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) tingkat kabupaten dan kota se-Sulawesi Tenggara. Selain itu, Partai Gema Bangsa juga menargetkan kemenangan dalam kontestasi pemilihan bupati dan wali kota.
Sementara itu, Ketua DPW Partai Gema Bangsa Sultra, Aryo Wira Setiawan mengatakan, kelas kader bertujuan menyamakan persepsi seluruh pengurus mengenai platform perjuangan partai.
“Kami tidak ingin tiba-tiba mematok target tinggi tanpa dasar yang kuat. Analisis mendalam dilakukan bersama DPP dan seluruh komponen agar target yang ditetapkan nantinya benar-benar terukur,” kata Aryo.
Ia mengungkapkan, Partai Gema Bangsa saat ini telah terbentuk di 17 kabupaten/kota di Sultra. Proses pembentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) pun terus digenjot guna memenuhi syarat verifikasi faktual pada 2027 mendatang.
“Kami optimis tidak hanya lolos verifikasi, tetapi juga mampu memberikan warna baru dan melahirkan perubahan di kancah politik Sulawesi Tenggara,” pungkasnya.
Redaksi






