Mulai dari Pembangunan Karakter Guru dan Siswa, Kepala MTsN 2 Kendari La Duku Terus Tingkatkan Kualitas Madrasah, Kini Siap Terima Murid Baru

KENDARI, LONTARASULTRA.COM – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kendari terus memantapkan diri sebagai sekolah Islam yang terus berkembang di Kota Kendari. Hal itu tak lepas dari kepemimpinan La Duku selaku kepala sekolah.

Sejak 2020 lalu, La Duku sudah menjabat sebagai Kepala MTsN 2 Kendari. Sejak 6 tahun belakangan, sudah banyak terobosan yang diraih La Duku dalam pengembangan sekolah tersebut.

Kata La Duku, sejak awal masuk di MTsN 2 Kendari, hal pertama yang dilakukan adalah membangun karakter internal sekolah, dalam hal ini kedisiplinan dimulai dari para guru, lalu ke semua siswa.

“Kita mulai dari gurunya dulu, kalau gurunya sudah disiplin, dengan sendirinha murid juga akan disiplin dengan sendirinya,” beber La Duku saat ditemui di ruang kelasnya, Kamis (23/4/2026).

Selain internal, pihak sekolah juga tentunya mendengan berbagai masukan masyarakat sekitar sekolah sebagai bagian dari stakeholder. Sekecil apapun keluhan warga yang disampaikan ke pihak sekolah, maka akan difasilitasi.

“Karena kalau kita tidak dengan masukan masyarakat, bisa terjadi miskominukasi, terlebih kami yang notabene sekolah agama. Kita buat sekolah ini layak di masyarakat, kepercayaan masyarakat kita harus bangun,” kata La Duku.

Sementara terkait fasilitas kata La Duku, pihaknya saat ini sudah memiliki gedung baru untuk pembelajaran, namun kata dia, pihak sekolah masih membutuhkan fasilitas komputer atau laptop sebanyak 60 buah untuk pelaksaan ujian siswa. Mengingat jumlah siswa yang melakukan ujian sebanyak 180 siswa untuk 6 rombongan belajar (rombel).

Pasalnya laptop yang dimiliki sekolah tidak memenuhi jumlah siswa yang melangsungkan ujian atau Tes Kemampuan Akademik (TKA) seperti sekarang ini yang sedang berlangsung. Alhasil, ujian siswa kelas IX terpaksa dipindahkan ke SMKN 7 Kendari.

“Selama ini kami minta bantuan ke orang tua siswa, biasanya ada 15 sampai 20 laptop yang bawa sendiri laptop, tapi tidak mencukupi. Kami butuhkan 60 laptop sementara yang kami punya hanya 10 laptop. Makanya kami bekerjasama dengan SMKN 7 Kendari untuk tahun ini, termasuk untuk ujian madrasah keagamaan,” ungkapnya.

Di sisi lain, pihak MTsN 2 Kendari juga akan segera melakukan penerimaan siswa baru untuk angkatan 2026 yang akan mulai dibuka pada Senin, 27 April 2026 mendatang.

La Duku mengaku memiliki sistem penerimaan siswa baru, termasuk soal tes keagamaan dan tes membaca Al-Quran untuk mengetahui sejauh mana tingkat kemampuan mereka.

“Tentu saja kita kerjasama dengan orangtua. Siswa yang tidak lancar membaca Al-Quran bukan berarti kita tidak loloskan, ada juga pembelajaran di rumah,” ucapnya.

Selain itu, pihak sekolah juga memperhatikan faktor ekonomi orangtua siswa. Ia menyadari, faktor ekonomi sering menjadi kendala para orangtua dalam menempuh pendidikan bagi anak-anak mereka untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

“Justru kita cover jika ada orangtua yang ekonominya terbatas. Pendidikan ini untuk semua orang,” cetusnya.

Olehnya itu, La Duku berharap pada penerimaan siswa baru di MTsN 2 Kendari, seluruh rombel bisa terpenuhi.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *