Kelurahan Kadia Genjot PAD Kendari, Pelayanan hingga Kebersihan, Lurah: Kita juga Aktifkan Lagi Pos Ronda

Metro Kota684 Dilihat

KENDARI – Pemerintah Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia terus menggenjot pelayanan masyarakat, kebersihan dan keamanan lingkungan, hingga pendapatan asli daerah (PAD) Kota Kendari.

Pasca dilantik Agustus 2025 lalu sebagai Lurah Kadia, Yuni Ade langsung tancap gas melaksanakan misi Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari yang dipimpin Siska Karina Imran dan Sudirman.

Kata Yuni Ade, untuk kebersihan lingkungan, pihaknya terus melaksanakan kerja bakti bersama para pegawai, termasuk melibatkan perangkat RT/RW dan warga, juga satgas kebersihan yang selama ini dinilai sangat membantu.

“Kita ada jadwal kerja bakti, yaitu setiap Sabtu dan Minggu,” ungkap Yuni Ade saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (12/9/2025).

Selain itu, pihaknya juga aktif memantau sejumlah titik rawan penumpukan sampah tim kelurahan. Tak lupa pula, selalu mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan untuk mencegah banjir.

“Apa lagi Kelurahan Kadia ini ada beberapa titik yang rawan banjir, teritama dekat Kali Kadia,” bebernya.

Selain fokus pada kebersihan kata Yuni Ade, pihaknya juga sudah mulai mengaktifkan kembali pos ronda untuk menjaga keamanan di setiap lingkungan masyarakat.

“Jadwal ronda kita sudah mulai bentuk kembali. Yang belum punya pos dibuat atau tidak dipakai dulu rumah warga,” ujarnya.

Tak sampai di situ, untuk meningkatkan PAD Kota Kendari, pihak Kelurahan Kadia bersama Kecamatan Kadia sudah melakukan penagihan retribusi sampah pada para pelaku usaha dengan membawakan Surat Ketetapan Retribusi Sampah (SKRS).

Meski demikian, Yuni Ade menekankan, penagihan retribusi sampah baru dilakukan pada pelaku usaha saja, sementara untuk rumah tangga belum dilakukan.

Untuk metode pembayaran, para pelaku usaha dapat dilakukan dengan cara melalui bank atau transfer di rekening retribusi sampah itu sendiri.

“Kita memang masih fokus ke pelaku usaha dulu. Untuk rumah tangga belum,” ucapnya.

Selain penagihan retribusi sampah, pihak kelurahan juga tengah menggenjot pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) warga, mengingat saat ini sudah masuk September atau jatuh tempo pelunasan PBB untuk setiap tahunnya.

Pelayanan masyarakat memang menjadi hal utama di Kelurahan Kadia, bagi warga yang melakukan pengurusan administrasi untuk membawa surat pengantar dari RT/RW, foto copy KTP dan KK juga bukti pelunasan PBB.

“Jadi kalau ada warga yang mengurus administrasi, kita ingatkan untuk melunasi PBB-nya dulu sambil diproses administrasinya. Tapi kami lihat juga, kalau warganya kurang mampu kami tetap beri kebijakan, tetap kami layani,” ungkapnya.

Yuni Ade juga mengingatkan, jika ada warga yang mengeluhkan soal pelayanan atau kebersihan dan hal lainnya, dapat menghubungi langsung petugas kelurahan melalui handphone.

“Bisa telepon saya langsung atau petugas kelurahan. Kami siap melayani, bahkan malam pun kami akan respon kendala masyarakat,” pungkasnya.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *