KONSEL, LONTARASULTRA.COM – Rangkaian peringatan HUT ke-25, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat menggelar lomba pidato skala nasional, termasuk di Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk tingkat SMA.
Untuk Sultra sendiri, Lomba Pidato AHY MUDA itu diikuti oleh siswa SMAN 8 Konawe Selatan (Konsel), atas nama Bunga Marisha Putri yang masih duduk di kelas X. Pidato Bunga menyinggung kekayaan alam laut Indonesia yang pengelolaannya dinilai masih harus dikembangkan lagi, termasuk inovasi pengembangan olahannya.
Ketua Fraksi Demokrat DPRD Kota Kendari, Muslimin Tane selaku penyelenggara, membeberkan alasan memilih SMAN 8 Konsel sebagai salah satu peserta lomba pidato AHY MUDA yang bertema “Bersama Rakyat Majukan Ekonomi, Menegakkan Keadilan, Merawat Demokrasi”.

Kata Muslimin, SMAN 8 Konsel yang terletak di Kecamatan Konda berbatasan langsung dengan Kota Kendari khususnya Kecamatan Baruga. Melihat kedekatan tersebut, Muslimin menyakini SMA tersebut bisa menjadi pilihan sekolah alternatif ke depan, mengingat jumlah penduduk Kota Kendari yang terus bertambah akibat kelahiran dan pembangunan perumahan baru.
“Makanya kenapa SMAN 8 Konsel yang berada di Kecamatan Konda ini sangat berpotensi ke depan. Sekolah ini bisa menjadi pilihan nantinya,” beber Muslimin dalam sambutannya, Kamis (13/8/2026).
Muslimin juga mengapresiasi Bunga Marisha Putri yang penampilan pidatonya sangat baik dan dinilai layak diperhitungkan dalam penilaian oleh DPP Partai Demokrat.
“Kita sama-sama melihat tadi, Bunga punya potensi. Semoga DPP bisa memberikan Bunga sebagai pemenang loba pidato,” papar Sekretaris Komisi III DPRD Kota Kendari tersebut.

Senada, Kepala SMAN 8 Konsel, La Ode Sanando, S.Si.,M.Si mengaku cukup terkejut melihat penampilan Bunga Marisha Putri yang dinilai bagus saat berpidato. Pasalnya, siswa kelas X-2 tersebut belum lama melakukan latihan pidatonya.
Terlebih kata Sanando, dari lebih 400 siswa SMAN 8 Konsel, Bunga yang masih duduk di kelas X justru dipilih mewakili sekolah untuk ikut lomba pidato tingkat nasional.
“Ini prestasi bagi kami, karena ada siswa yang baru 2 bulan di SMAN 8 Konsel sudah terpilih jadi peserta lomba pidato tingkat nasional. Berdasarkan penyampaian guru pembimbing, Bunga baru sekitar 2 hari latihan, tapi penampilannya tadi luar biasa,” ujar Sanando ditemui usai lomba pidato digelar.

Di sisi lain, Sanando juga mengapresiasi Partai Demokrat yang sudah memilih SMAN 8 Konsel dari banyaknya sekolah di Sultra untuk mengikuti lomba pidato tingkat nasional.
“Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami. Karena dijadikan salah satu sekolah yang mengikuti lomba pidato AHY MUDA,” ucapnya.
Tampilnya SMAN 8 Konsel di ajang pidato tingkat nasional tersebut juga menjadi promosi bagi sekolah. Terlebih sekolahnya berbatasan langsung dengan Kota Kendari.

“Istilahnya SMAN 8 Konsel ini berada di pinggiran kota. Bisa menjadi sekolah alternatif bagi masyarakat Kendari nantinya,” ungkap Sanando.
Untuk diketahui, pidato yang disampaikan oleh para peserta lomba nantinya akan dikumpul di DPC kabupaten/kota Partai Demokrat, lalu dikirim ke tingkat DPW Sultra dan diteruskan ke DPP Demokrat untuk penilaiannya. Salah satu penilaian juga dapat dilihat berdasarkan jumlah like di media sosial.
Redaksi








